Harga BBM Subsidi Naik, Apa Pengaruhnya ke Bisnis Penerbangan?

Harga BBM Subsidi Naik, Apa Pengaruhnya ke Bisnis Penerbangan?

- detikFinance
Rabu, 19 Nov 2014 14:08 WIB
Harga BBM Subsidi Naik, Apa Pengaruhnya ke Bisnis Penerbangan?
Foto: Reuters
Jakarta - Pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar. Akibatnya biaya yang ditanggung masyarakat ikut merangkak naik. Lantas, bagaimana dampak kenaikan harga BBM bersubsidi terhadap jumlah penumpang pesawat?

Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Arif Wibowo menyebut kenaikan BBM bersubsidi tidak terpengaruh kepada jumlah masyarakat yang memakai pesawat terbang.

"Kita lihat excess-nya. Saya pikir pengaruh ke airlines nggak besar," kata Arif pada acara transportasi CENS UI di Nine Ballroom UOB Plaza Jakarta, Rabu (19/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maskapai, kata Arif, sebetulnya sangat dipengaruhi oleh faktor kondisi maskro ekonomi seperti fluktuasi dolar, belanja pemerintah hingga pertumbuhan ekonomi. Untuk pertumbuhan ekonomi, umumnya sejalan dengan laju pertumbuhan penumpang.

"Airlines sejalan dengan arah pertumbuhan ekonomi, kedua spending investasi di seluruh Indonesia. Kemarin semua budget dipotong. Angkutan udara sempat stagnan di triwulan 1 sampai triwulan 3," jelasnya.

Terkait kurs, mayoritas biaya di maskapai berbentuk dolar sedangkan pendapatan dalam bentuk rupiah. Sedikit gejolak kurs akan berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima maskapai.

"Kalau harga avtur airlines masih up and down di kisaran 87-90 sen per liter. Di Indonesia masih net importir sehingga harga avtur ikuti dolar," paparnya.

(feb/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads