Kenaikan ini tidak terlalu besar, hanya Rp 1.000 sampai Rp 2.000 saja. Saat ini harga jual semen produksi Semen Indonesia berada di kisaran Rp 65.000 per kantong.
Menurut Corporate Secretary Semen Indonesia Agung Wiharto ada kenaikan di ongkos transportasi Perseroan sebesar 17% pasca naiknya harga BBM subsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kenaikan ini sebesar Rp 20.000 per ton atau setara Rp 1.000 per sak. Namun ada beberapa daerah yang kenaikannya lebih tinggi karena biaya lain-lain yang ikut naik.
"Cuma naik seribu harapannya sudah bisa ke-cover," jelasnya.
Ia mengatakan, kenaikan harga semen di Papua sedikit lebih mahal, bisa mencapai Rp 70-75 ribu per kantong. Tapi harga ini hanya di kota besar seperti Sorong atau Jayapura.
Pasalnya, harga semen di pedalaman seperti Wamena jauh lebih mahal karena pengiriman harus dilakukan menggunakan angkutan udara.
"Ongkosnya pasti mahal karena kita harus bayar pilot dan ongkos pesawatnya mahal, karena semennya sudah naik pesawat. Dari kita harga ke distributor itu Rp 66.000 per sak," ujarnya.
(ang/hds)











































