Saat ini, pemerintah AS melarang penggunaan drone untuk tujuan komersial. Namun aturan ini akan segera berubah, karena Federal Aviation Administration (FAA), yang merupakan regulator penerbangan di AS, bakal memperbolehkan penggunaan drone untuk komersial, namun hanya untuk ketinggian 400 kaki saja.
Aturan ini bakal membuat permintaan untuk pilot drone bertambah menjadi 100 ribu orang, dalam 10 tahun ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut universitas tersebut, aturan baru yang akan dikeluarkan bakal membuat permintaan pilot drone meningkat di AS. Apalagi, perusahaan-perusahaan teknologi sangat tertarik untuk menggunakan pesawat ini.
Facebook saat ini sudah membentuk tim khusus untuk drone. Sementara Amazon menyatakan bakal mengunakan drone untuk mengirim paket kecil dengan cepat kepada pelanggannya. Google juga sudah mengakuisisi Titan Aerospace, perusahaan pembuat drone bertenaga matahari.
Sementara itu, 61 pilot drone lulusan Universitas North Dakota saat ini telah bekerja di pabrik-pabrik produsen drone utama, seperti Northrup Grumman, Lockheed Martin, General Atomics, dan Boeing.
Di AS, drone diharapkan digunakan untuk sektor agrikultur, eksplorasi migas, atau industri perfilman.
(dnl/hen)











































