Kunci Sukses Mayora, Perusahaan Makanan RI yang Tembus Pasar ASEAN

Kunci Sukses Mayora, Perusahaan Makanan RI yang Tembus Pasar ASEAN

- detikFinance
Kamis, 27 Nov 2014 19:37 WIB
Kunci Sukses Mayora, Perusahaan Makanan RI yang Tembus Pasar ASEAN
Jakarta - Perusahaan asal Indonesia, PT Mayora Indah yang memproduksi produk makanan dan minuman punya beberapa perusahaan di luar negeri khususnya di ASEAN. Ada beberapa kunci sukses kenapa perusahaan ini bisa berkembang.

Regional Managing Director for ASEAN PT Mayora Indah Maspiyono di depan puluhan pengusaha Filipina dan Indonesia mengatakan, ‎perusahaan ini sudah berpuluh‎-puluh tahun bergerak di sektor bisnis makanan dan minuman, dan menjadi perusahaan publik di tahun 1990.

Maspiyono mengatakan bisnis Mayora selalu mengikui daerah dengan populasi yang cukup besar. "Food and beverages selalu berhubungan dengan populasi. Seperti di Indonesia dengan populasi yang besar, dan juga di Filipina," kata Maspiyono di acara Investment Conference 2014 Filipina and Indonesia di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, ada beberapa fokus yang dijalankan perusahaan hingga kini sudah merambah ke banyak daerah di dunia, khususnya di Asia Tenggara. Pertama menurut Maspiyono adalah terkait rasa. Maspiyono mengatakan, lain daerah, lain juga rasa produk yang dijual.

B‎ukan tidak mengabaikan konsistensi rasa, tapi menurutnya, itu salah satu kunci sukses‎ perusahaan ini punya banyak pabrik dan berkembang lebih besar. Rasa dari produk mengikuti citarasa daerah masing-masing.

"Kita mengontrol rasa produk bergantung pada daerahnya. Di Filipina itu berbeda dengan yang di Indonesia, berbeda dengan Thailand, berbeda dengan Myanmar," kata Maspiyono.

Terkait harga. Makanan dan minuman harus dijual ‎terjangkau karena merupakan kebutuhan pokok. Maspiyono menyebut, itu yang juga dijunjung Mayora menjadi salah satu perusahaan yang besar.

"Harganya harus terjangkau," katanya.

Aspek lain, lanjutnya, adalah distribusi. Aspek ini tak kalah penting menurutnya karena merupakan kepanjangan tangan dari produsen ke konsumen. Contohnya saja di Indonesia, kata Maspiyono, Mayora memiliki 2.000 retailer dan lebih dari 1 juta outlet.

Oleh karena itu, dalam hal perekrutan karyawan atau pekera Mayora, dalan hal distribusi harus sangat diperhatikan.

"Manajemen kita cari local people, yang punya bukti track record, punya pengetahuan dan bisa distribusi," tuturnya.

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads