Kagetnya JK Saat Mengunjungi Pusat Penelitan Gula Berumur 127 Tahun

Kagetnya JK Saat Mengunjungi Pusat Penelitan Gula Berumur 127 Tahun

- detikFinance
Sabtu, 06 Des 2014 12:39 WIB
Kagetnya JK Saat Mengunjungi Pusat Penelitan Gula Berumur 127 Tahun
Pasuruan - Siang ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengunjungi Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) di Pasuruan. JK kaget karena pusat penelitian ini milik swasta.

"Oh ini swasta. Saya kira ini di bawah BUMN," kata JK kaget usai mendengar penjelasan dari Plt Direktur P3GI Tri Antarti saat mengunjungi kantor pusat penelitian itu, Sabtu (6/12/2014).

Tiba pukul 11.30 WIB, JK didampingi oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam keterangan di kantor tersebut, P3GI dimiliki oleh Asosiasi Peneliti Perkebunan Indonesia.

Saat bersama JK, Tri Antarti mengatakan, P3GI saat ini sedang mengalami kondisi keuangan buruk. Lembaga ini memiliki utang Rp 60,5 miliar.

"Selama ini sumber pendapatan ada di jasa konsultasi, laboratorium, pelatihan, produk bahan tanam, dan produk non bahan tanam. Tugas P3GI melakukan perakitan varietas, informasi pergulaan, disenimasi hasil riset," kata Tri.

Kepada JK, Tri mengharapkan bantuan dari pemerintah senilai Rp 45 miliar. "Nanti soal pendanaan langsung koordinasi ke Mentan," kata JK sambil menunjuk Mentan.

Dikutip dari website-nya, P3GI merupakan suatu lembaga riset pergulaan di Indonesia yang memiliki sejarah panjang, dengan usia lebih dari 127 tahun, yang dahulu bernama Het Proefstation voor de Java Suiker Industrie.

Pada waktu didirikan tahun 1887, institusi ini berperan dalam mendukung industri gula di wilayah Hindia Belanda agar mampu memberikan pelayanan kepada stakeholders, penyandang dana dan para pengguna teknologi gula.

P3GI dalam Tiga ZamanProefstation menjadi kiblat industri gula tebu dunia dengan prestasi spektakuler yang diraih pada tahun 1921 melalui penemuan varietas POJ 2878 yang dapat menyelamatkan industri gula dunia dari serangan penyakit sereh dan pada tahun 1930 melalui penemuan varietas POJ 3016 karena mampu menghasilkan 18 ton gula per hektar.

P3GI menjadi satu-satunya lembaga penelitian di Indonesia yang khusus meneliti tentang gula dan pemanis, mulai dari sektor on-farm, off-farm hingga konsep kebijakan dan tata niaga. Oleh karena itu, kinerja industri gula Indonesia tidak terlepas dari peran P3GI.

(dnl/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads