Kedua pengusaha muda yang akan bersaing dalam Munas HIPMI awal 2015, berbagi motivasi dan pengalaman dengan sekitar 300 pelaku usaha yang baru merintis bisnis di Banyuwangi.
Mereka datang ke acara seminar bisnis yang digelar dalam rangka Rapat Koordinasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur yang berlangsung di Banyuwangi, Sabtu-Senin (6-8/12/2014). Bayu dan Bahlil datang secara pribadi menggunakan private jet dan mendarat di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu menjaga kepercayaan sangat penting dalam dunia bisnis. Pemasaran bisa dibangun dari kepercayaan. Dan tidak bisa tidak, bisnis itu harus bermitra kalau mau besar," ujar Bayu yang juga Bendahara Umum BPP HIPMI.
Bayu juga membagi trik-trik pemasaran agar bisnis terus berkembang.
Sementara itu, CEO Rifa Capital Bahlil Lahadalia memotivasi para pengusaha muda Banyuwangi agar terus kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bisnisnya.
Bahlil juga mewanti-wanti agar para pengusaha terus meningkatkan kinerja untuk menghadapi persaingan global, khususnya implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 yang sudah di depan mata.
"Pengusaha muda harus terus tumbuh di daerah. Jangan lagi jadi monopoli kota-kota besar," ujar Bahlil yang juga Ketua BPP HIPMI Bidang Infrastruktur dan Properti.
Bahlil mengatakan, ada empat kunci berbisnis, yaitu mimpi, cerdas, kepercayaan, dan komitmen. Dia berharap pelaku bisnis yang baru merintis mampu bermimpi besar, cerdas melangkah, menjaga kepercayaan, dan selalu taat pada komitmen.
Bayu maupun Bahlil mengapresiasi geliat ekonomi kabupaten Banyuwangi. Keduanya ingin ikut membantu mempromosikan dunia wisata Banyuwangi melalui jaringan bisnis masing-masing.
"Saya dibisiki Pak Bayu tadi, beliau mau bantu promosi wisata Banyuwangi, bisa di jaringan taksinya atau yang lainnya," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat membuka seminar bisnis tersebut.
(hen/hen)











































