"Memang kita ada ekspor 3.000 ton," ungkap Dirjen Kepulauan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K), Sudirman Saad saat ditemui di Kantor KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta (9/12/2014).
Sayangnya, Saad belum memberitahu secara detil jenis garam yang dimaksud serta berapa harganya. Saad hanya mengungkapkan garam yang diekspor rutin dikirim ke Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Jepang, garam Indonesia dikelola dan diolah menjadi bahan campuran pembuat kosmetik. "Di sana untuk kosmetik," jelasnya.
(wij/dnl)











































