JK Mau Bangun 10 Pabrik Gula, Butuh Rp 15 Triliun

JK Mau Bangun 10 Pabrik Gula, Butuh Rp 15 Triliun

- detikFinance
Rabu, 10 Des 2014 17:30 WIB
JK Mau Bangun 10 Pabrik Gula, Butuh Rp 15 Triliun
Jakarta - Salah satu cara agar Indonesia bisa mencapai swasembada gula adalah dengan membangun pabrik gula baru. Wapres Jusuf Kalla (JK) sedang menyiapkan pembangunan 10 pabrik gula baru, dana yang dibutuhkan tak sedikit yaitu Rp 15 triliun atau Rp 1,5 triliun/pabrik.

Namun bila rencana ini dibebankan kepada BUMN produsen gula, maka akan terkendala pendanaan. BUMN gula hanya akan mengandalkan pinjaman bank, apalagi saat ini mereka terkendala arus kas akibat tak lakunya jutaan ton gula, sehingga menumpuk di gudang.

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) β€ŽIsmed Hasan Putro, mengatakan sebagai BUMN gula pihaknya saat ini terkendala keuangan. Menurutnya bisnis gula saat ini sedang tak menguntungkan, karena dampak peredaran gula impor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€Ž"Pabrik gula lama tidak ada pendanaan untuk revitalisasi karena mereka tak bisa jual gulanya, gulanya diserbu gula rafinasi," tutur Ismed ditemui di kantornya, Jalan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Ismed mengatakan untuk membangun pabrik gula berbasis tebu yang baru berkapasitas 6.000 TCd (tone cane per day) dibutuhkan dana sekitar Rp 1,5 triliun.

"Itu belum termasuk lahannya ya. Kalau lahan tergantung harga lahannya berapa," tuturnya.

Sedangkan untuk revitalisasi mesin-mesin tua dan revitalisasi lahan tebu yang bisa meningkatkan kapasitas produksi, Ismed mengatakan dibutuhkan dana sekitar Rp 400 miliar.

β€Ž"Produksi bisa meningkat harus revitalisasi pabrik dan kebun/tanaman dengan anggaran lebih kurang Rp 400 miliar," kata Ismed.

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads