Resmikan Pabrik Motor Honda, JK Bicara Macet Hingga Pajak dan Subsidi BBM

Resmikan Pabrik Motor Honda, JK Bicara Macet Hingga Pajak dan Subsidi BBM

- detikFinance
Kamis, 11 Des 2014 12:25 WIB
Resmikan Pabrik Motor Honda, JK Bicara Macet Hingga Pajak dan Subsidi BBM
Karawang - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan populasi sepeda motor telah membuat kemacetan di jalan. Sehingga sebagai penebusnya, produsen sepeda motor harus patuh membayar pajak dan memberikan bantuan kepada masyarakat.

Demikian disampaikan JKβ€Ž saat meresmikan pabrik sepeda motor keempat PT Astra Honda Motor (AHM) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (11/12/2014).

Selain itu, JK mengatakan keberadaan banyaknya sepeda motor dan mobil di jalan raya, memang berimbas pada banyak hal seperti jumlah kecelakaan jalan raya, membengkaknya subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Makin banyak motor, makin banyak kecelakaan, makin banyak subsidi yang harus dikeluarkan pemerintah," kata JK.

JK mendorong produsen kendaraaan bermotor harus memberikan kontribusi besar pada negara dan masyarakat luas.

"Maka itu harus dibayar dengan pajak yang cukup, CSR (corporate social responsibilty) yang cukup," tuturnya.

Ia juga menuturkan, pemerintah di tahun ini telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 270 triliun hanya untuk subsidi BBM. Menurutnya, 50% dari subsidi tersebut dinikmati oleh kendaraan-kendaraan pribadi termasuk pengguna sepeda motor.

β€Ž"Itu bisa diselesaikan dengan memberikan sumbangan bagi masyarakat agar lebih baik. Di samping memberikan kemudahan, lapangan kerja, diharapkan juga memberikan devisa dengan ekspor. Karena Indonesia memberikan kemudahan yang baik, lahan yang besar, tenaga kerja yang baik, daya beli yang baik," tutupnya.

(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads