Mau RI Punya Tenaga Kerja Jempolan? Pengusaha: Gratiskan SMK

Mau RI Punya Tenaga Kerja Jempolan? Pengusaha: Gratiskan SMK

- detikFinance
Senin, 22 Des 2014 16:13 WIB
Mau RI Punya Tenaga Kerja Jempolan? Pengusaha: Gratiskan SMK
Jakarta - Menghadapi pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, pengusaha berharap Indonesia bisa memiliki semakin banyak sumber daya manusia yang terampil. Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudrajat menyebutkan, salah satu yang bisa dilakukan adalah membebaskan biaya pendidikan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Harapannya SMK itu bisa bebas (gratis) saja. Biar tenaga kerja kita bisa punya keterampilan lebih. Yang SMA biar diserahkan saja kepada yang mampu, tapi yang SMK gratis," sebut Ade di kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Senin (22/12/2014).

Dengan pembebasan biaya pendidikan untuk SMK, lanjut Ade, diharapkan akan lebih banyak orang yang siap kerja. Dia mengatakan, sebenarnya saat ini pelaku industri sudah mampu menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan tenaga kerjanya. Namun, hal itu baru bisa menjangkau tenaga kerja yang sudah bekerja di perusahaan bersangkutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi yang benar-benar baru lulus SMP dan belum bekerja ini yang nggak terjangkau oleh kita. Makanya butuh bantuan SMK," sebutnya.

Bila hal ini disikapi serius oleh pemerintah, maka bukan tidak mungkin Indonesia bisa menjadi 'raja' kala pemberlakuan pasar bebas ASEAN. Tenaga kerja yang terampil menjadi modal yang sangat berharga.

"Kalau yang lulus SMK banyak, sebanyak apapun industri di Indonesia pasti kita bisa penuhi. Kalau kelebihan pun bisa dikirim ke luar negeri. Kalau sudah punya bekal, tenaga kerja kita di luar negeri tidak akan seperti sekarang," paparnya.

(dna/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads