Hal tersebut diungkapkan Saleh saat melakukan konferensi pers akhir tahun Kementerian Perindustrian di kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (22/12/2014).
"Beda pemerintahan yang sebelumnya dan saat ini, kita langsung oleh Bapak Presiden. Bahwa menteri tak punya program, hanya menjalankan programnya presiden," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menteri tak punya visi misi, hanya menjalankan quick wins dari presiden. Ketika rapat kabinet hal itu disebutkan, ingat saudara menteri tak punya program apa pun, Anda hanya menjalankan program presiden," jelasnya.
Meski demikian, Saleh memiliki target melakukan pemerataan industri dari Barat hingga Timur Indonesia. Jadi, tak hanya memfokuskan industri hanya di Jawa.
"Tagline-nya pemerataan industri di seluruh nusantara," tuturnya.
(zul/hds)











































