Dalam proses tender, PAL bersaing dengan 8 negara lain, termasuk Korea Selatan, yang notabene merupakan 'guru' PAL dalam membuat kapal perang Landing Platform Dock (LPD).
Nah, kapal perang SSV adalah kapal hasil pengembangan dari kapal LPD yang telah dimodifikasi. "Kita mengadopsi desainnya, dan kita tujukan ke Filipina, kita mengakomodir kepentingan Filipina," tutur Kepala Humas PAL Bayu Witjaksono, saat dihubungi detikFinance, Jumat (23/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daya angkut pasukan 500 dan 123 crew, jadi total 621 orang. Kalau yang LPD itu cuma 560 orang," tambahnya.
Kapal yang dipesan Filipina sebanyak 2 unit ini dilengkapi dengan mobile hospital, di mana bisa mengakomodir evakuasi korban musibah atau perang secara langsung dan segera. Selain itu, di kapalUS$ 45 juta ini terdapat tempat parkir untuk tank, truk mobil perang, hingga helikopter.
"Juga dilengkapi senjata, tapi kami belum bisa sebutkan (jenisnya)," tuturnya.
Karena digunakan untuk keperluan pertahanan atau perang, kapal ini juga didesain kuat dalam segala medan.
(zul/dnl)










































