Menengok Pabrik Baru Aki Indomobil Rp 600 Miliar di Purwakarta

Menengok Pabrik Baru Aki Indomobil Rp 600 Miliar di Purwakarta

- detikFinance
Kamis, 05 Feb 2015 18:19 WIB
Menengok Pabrik Baru Aki Indomobil Rp 600 Miliar di Purwakarta
Jakarta - PT Indomobil Sukses International menggandeng perusahaan aki asal Jepang, Furukawa Battery Co Ltd mengoperasikan pabrik baru aki di Purwakarta Jawa Barat. Pabrik ini memproduksi aki untuk kendaraan motor dan mobil.

DetikFinance mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke pabrik di areal seluas 60.000 hektar tersebut, saat diresmikan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin.

Berjarak sekitar 70 km dari Jakarta, pabrik tersebut terletak di Kawasan Industri Bukit Indah City, Purwakarta, Jawa Barat. Dengan menyusur jalan tol Jakarta-Cikampek menuju arah Bandung, kendaraan keluar di tol kawasan Cikopo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluar pintu tol, perjalanan masih ‎berlanjut di jalan yang cukup bagus, sepanjang mata memandang hamparan lahan luas yang sebagian ditumbuhi pohon-pohon rindang. Tak sedikit juga pabrik-pabrik megah dan besar yang sudah beroperasi di situ.

Pabrik aki baru milik dua perusahaan patungan ini masih terlihat sangat baru. Maklum, pabrik ini baru saja selesai dibangun dan diresmikan pada hari ini.

Meski baru, beberapa proses produksi sudah dilakukan. Pekerja pabrik berseragam lengkap berwarna krem kehijau-hijauan, lengkap dengan topi, kaca mata pelindung, juga sarung tangan tampak sibuk melakukan tugasnya masing-masing.

Ada sekitar 350 orang yang bekerja di pabrik ini. Total pekerja yang bakal bekerja di pabrik ini sebanyak 500 orang. Namun, karena belum seluruh mesin didatangkan, sehingga yang bekerja belum seluruhnya.

Mesin-mesin pun masih terlihat baru dan kinclong. Bukan itu saja, lantai pabrik yang biasanya identik dengan noda oli, debu dan kotoran lain pun belum terlihat. Bahkan beberapa bagian pabrik masih kosong tak ada aktivitas sama sekali. Tak ada hiruk pikuk karena jarak mesin sangat berjauhan.

Mesin di pabrik ini beroperasi 24 jam setiap hari, karena mesin tak boleh berhenti. Sementara pekerjanya dibagi per shift. Shift pertama bekerja mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00, sedangkan pekerja shift kedua menggantikannya, terus berputar seperti itu setiap hari.

"Sebelum masuk kita ada briefing dulu selama 10 menit untuk membicarakan tugas masing-masing," kata salah seorang pekerja saat berbincang di lokasi, Kamis (5/2/2015).

‎Kedisiplinan menjadi syarat utama bekerja di pabrik ini. Pekerja tak boleh telat datang, karena jika telat sedikit saja, teguran akan menanti dari atasan. Tak hanya pria yang menjadi tenaga kerja di sini, wanita pun tampak serius melakukan tugasnya. Mereka tak menghiraukan jepretan para awak media yang mengabadikan gambar mereka kala melakukan tugasnya.

"Kami dilatih selama 3 minggu atau 1 bulan di Jepang, dan di Thailand. Dikasih uang saku, uang makan, transport. Diberi product knowledge istilahnya di sana," cerita pekerja itu.

Pabrik ini bakal memproduksi sebanyak 5 juta aki untuk motor ataupun untuk mobil dalam setahunnya. Aki-aki tersebut diproduksi untuk memebuhi kebutuhan di dalam negeri. Nilai investasi dari pabrik ini tahap awal sebesar lebih dari Rp 200 miliar, sedangkan total investasi keseluruhan mencapai Rp 600 miliar.

(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads