Benarkah? Mari kita simak siaran pers resmi dari pihak Proton.
Pada paragraf pertama siaran resmi mereka, jelas-jelas disebut mengenai pengembangan dan produksi mobil nasional Indonesia. Tulisan tepatnya seperti ini:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siaran pers itu diedarkan Proton hari ini, 9 Februari 2015. Proton meneken perjanjian dengan PT Adiperkasa Citra Lestari bertepatan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Malaysia. Dengan perjanjian itu, kedua pihak sepakat melakukan studi kelayakan pembuatan mobil nasional selama 6 bulan.
Chairman Proton yang juga mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad menginginkan kerja sama ini akan menciptakan sebuah mobil nasional untuk dipakai orang-orang ASEAN.
Hal ini ditegaskan pula oleh CEO Proton Dato' Abdul Harith Abdullah. "MoU akan memberikan start yang bagus untuk kedua negara. Sebagai pemain besar di pasar otomotif regional, Proton menyambut kerja sama yang menguntungkan semua pihak dengan PT ACL," ujarnya.
(ddn/hds)











































