PT PP Ekspansi Bangun Pabrik Beton Pracetak Rp 100 Miliar

PT PP Ekspansi Bangun Pabrik Beton Pracetak Rp 100 Miliar

- detikFinance
Rabu, 18 Mar 2015 22:40 WIB
PT PP Ekspansi Bangun Pabrik Beton Pracetak Rp 100 Miliar
Jakarta - PT PP (Persero) Tbk melalui anak usahanya dibidang usaha beton pracetak, PT PP Pracetak saat ini sedang mempersiapkan membuka pabrik pracetak ketiga di Lampung senilai Rp 100 Miliar.

β€œSeiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional dan banyaknya proyek infrastruktur yang dijalankan oleh Pemerintah pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang, PP Pracetak sampai dengan tahun depan akan mengembangkan sayap ke Indonesia Timur dan mengoperasikan sedikitnya 4 (empat) pabrik pracetak di Indonesia”, kata Bambang Triwibowo Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/3/2015).

Pabrik baru tersebut dengan kapasitas 200 ribu ton per tahun direncanakan dibuka di Lampung di atas lahan seluas 14 hektar. Saat ini, PP Pracetak mengoperasikan pabrik pracetak di Cilegon dan Sadang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pabrik pracetak di Cilegon dengan kapasitas 180 ribu ton per tahun berkontribusi utamanya dalam pembangunan proyek dermaga Kalibaru dan proyek-proyek di luar Perseroan, sedangkan pabrik pracetak di Sadang dengan kapasitas 160 ribu ton per tahun berkontribusi utamanya dalam pembangunan proyek PP Properti, seperti Grand Kamala Lagoon di Kalimalang dan proyek-proyek di luar Perseroan.

Pabrik pracetak di Lampung ini direncanakan memproduksi Concrete Spun Pile D 800 dan D 1000 panjang 36 meter tanpa sambungan sebagaimana diproduksi pula di pabrik Cilegon. Disamping itu, juga akan memproduksi Girder, CCSP dan Square Pile sebagaimana diproduksi di pabrik Sadang dan produk-produk innovative lainnya.

Tujuan dari pendirian pabrik di Lampung ini khususnya guna memenuhi kebutuhan pasokan beton pracetak di pulau Sumatera. Pabrik tersebut didirikan dengan nilai investasi sekitar Rp 100 miliar dan pembangunannya akan memakan waktu konstruksi sekitar 6 (enam) bulan termasuk pembuatan kolam dermaga. Dengan demikian quarry material, pabrik dan dermaga loading berada dalam satu kawasan sehingga menjadi efisien dan competitive.

PP Pracetak menargetkan order baru tahun 2015 sebesar Rp 1,4 triliun naik 40% dibandingkan dengan realisasi tahun 2014 sebesar Rp 1 triliun. Sedangkan pendapatan ditargetkan sebesar Rp 1,38 triliun naik 49% dibandingkan realisasi tahun 2014 Rp 924 miliar.

(mkl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads