Langkah FedEx dilakukan, setelah 2 tahun lalu United Parcel Service (UPS) gagal mencaplok TNT akibat larangan regulator di Eropa, terkait persaingan usaha.
FedEx dan TNT menyatakan, mereka berharap regulator bakal mendukung. Karena posisi FedEx berbeda dengan UPS. Dulu saat menawar TNT, UPS memiliki jaringan yang kuat di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga penawaran saham ini, 33% di atas harga penutupan saham TNT di bursa saham Amsterdam. "FedEx menawarkan harga yang menarik. Saat ini, FedEx selalu menjadi pihak yang logis untuk mencaplok TNT Express," kata Analis ABN Amro, Maarten Bakker, dilansir dari Reuters, Selasa (7/4/2015).
Pemegang saham terbesar TNT, PostNL, mengatakan siap melepas 14,7% sahamnya ke FedEx. Penawaran saham TNT ini lebih rendah dari penawaran UPS terdahulu, yaitu 9,5 euro per lembar.
Kinerja TNT memang tengah turun, karena pangsa pasar mereka tergerus oleh pesaing. Pada kuartal IV-2014, TNT merugi 137 juta euro. Namun tahun ini, TNT menargetkan laba oeprasi 250 juta.
(dnl/hds)











































