Saleh tiba di sentra industri penyamakan kulit di Sukaregang, Garut, Jawa Barat bersama Dirjen Basis Industri Manufaktur Harjanto dan Bupati Garut, Rudi Gunawan. Tak lama tiba di Unit Pelayanan Teknis (UPT) penyamakan kulit Sukaregang, mantan Bupati Garut Aceng Fikri pun tiba di lokasi.
Saleh Husin mengatakan, tujuannya ke Garut memang untuk mendengarkan keluh kesah dari para pelaku industri penyamakan kulit. Sebelumnya, pelaku industri ini menyambangi kantor Kementerian Perindustrian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku usaha penyamakan kulit di Garut banyak mengeluhkan usahanya kesulitan bahan baku. Mereka meminta impor bahan baku kulit dibuka dari setiap negara. Tujuannya untuk keberlangsungan industri penyamakan kulit dan kerajinan kulit di Garut, Jawa Barat.
"Pada dasarnya kulit ini kekurangan. Proses perizinan untuk penggantinya yang lokal, impor sudah bisa dipermudah. Syukur-syukur nanti seperti 80-an, kita impor bebas dari semua negara," tutur Nadirman, pelaku suaha dari Asosiasi Penyamakan Kulit Indonesia.
Para perajin juga mengeluhkan pasarnya yang kini tengah menurun karena kurangnya promosi. Ke depan, Saleh pun berjanji akan mengupayakan produk-produk kulit dan kerajinan kulit dari Indonesia khususnya Garut agar berkembang, salah satunya dengan mengenalkannya di pameran-pameran internasional.
(zul/hen)











































