Bupati Bandung, Dadang Muhammad Nasser mengatakan, seluruh izin investasi ini sudah dia tandatangani malam ini.
"Investasi dari Rp 6 triliun yang masuk sejak awal tahun itu terbesar untuk membangun pabrik susu, itu investornya asal Jepang. Selama ini kan 70% susu kita kebutuhannya diimpor, sisanya kita produksi sendiri. Izin-izin baru tadi malam saya teken, perusahaan Jepang itu joint venture dengan pengusaha lokal," tutur Dadang di sela acara Indonesia Investment Week di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (14/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi nanti Kabupaten Bandung punya 2 pabrik susu. Nah untuk bahan bakunya, mereka (investor Jepang) juga investasi peternakan, mereka bikin peternakan di tempat yang nanti memasok bahan baku, pertama di Garut, kedua di Kabupaten Bandung," ujar Dadang.
Pengembangan industri susu menjadi prioritas Dadang. Dalam masa jabatanya, Dadang mengatakan, dirinya fokus mengembangkan industri makanan, salah satunya susu. Ini sesuai dengan potensi yang ada di daerah tersebut.
"Sekaligus mendukung program kedaulatan pangan pemerintah pusat. Baru prioritas kedua itu industri tekstil dan pariwisata," jelasnya.
(dnl/ang)











































