Jokowi Bakal Kunjungi Pabrik Gula Penghasil Bahan Bakar dari Tebu

Jokowi Bakal Kunjungi Pabrik Gula Penghasil Bahan Bakar dari Tebu

- detikFinance
Kamis, 21 Mei 2015 14:41 WIB
Jokowi Bakal Kunjungi Pabrik Gula Penghasil Bahan Bakar dari Tebu
Mojokerto - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan mengunjungi pabrik gula (PG) Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (21/5/2015). Sebelum ke Mojokerto, Jokowi mengunjungi Malang, Jawa Timur.

Di pabrik gula milik BUMN PTPN X itu, Jokowi akan meresmikan pembukaan musim giling 2015 dan berdialog langsung dengan ratusan petani tebu. Pabrik Gula Gempolkrep merupakan produsen gula yang juga menghasilkan bahan bakar nabati (BBN) bioetanol dari tebu.

Humas PG Gempolkrep Samsu mengatakan, Jokowi rencananya akan tiba di PG sekitar pukul 15.00 WIB. Di pabrik gula yang dikelola PTPN X itu, Presiden akan meresmikan pembukaan musim giling tebu tahun 2015. Selain itu, Jokowi akan berdialog dengan ratusan petani tebu di wilayah kerja PTPN X.

"Pak Jokowi nanti rencananya akan berdialog langsung dengan petani PTPN X. Petani akan menyampaikan usulan-usulan terkait harga gula dan menyongsong masyarakat ekonomi Asean (MEA)," kata Samsu kepada detikFinance, Kamis (21/5/2015)

Samsu menuturkan, sekitar 100 petani tebu PTPN X diundang dalam acara tersebut. Mereka berasal dari Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya, Kediri, Jombang, Tulungagung, Trenggalek, Blitar, dan Lamongan. "Sekitar 100 orang petani yang diundang," ungkapnya.

Sementara Kapolres Mojokerto AKBP Budhi Herdi Susianto mengatakan, kunjungan kerja Jokowi ke Mojokerto direncanakan menggunakan helikopter. Orang nomor 1 di Indonesia itu akan mendarat di Stadion Ahmad Yani dan melanjutkan perjalanan darat menuju PG Gempolkrep. Dimungkinkan Menteri Negara BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perindustrian Saleh Husin ikut menyertai Jokowi.

"Tugas kami pengamanan jalur alternatif dengan menyiagakan 268 personel di sepanjang rute. Dari Watu Kosek sampai Bangsal," katanya.

PG Gempolkrep yang dikelola PT Perkebunan Nusantara X terintegrasi dengan pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara yang diresmikan 2013 dengan kapasitas produksi 30.000 kiloliter bioetanol per tahun.

Tahun ini PTPN X berinvestasi Rp 1,125 triliun untuk membangun pabrik bioetanol, pembangkit listrik dari ampas tebu, dan peningkatan kapasitas pabrik gula. Dari nilai investasi itu, sebanyak Rp 975 miliar diantaranya adalah dana Penyertaan Modal Negara (PMN)

(Suhendra/Suhendra)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads