Produsen Antimo Ingin Jualan Obat Hingga ke Afrika Barat

Produsen Antimo Ingin Jualan Obat Hingga ke Afrika Barat

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 15 Jun 2015 13:44 WIB
Produsen Antimo Ingin Jualan Obat Hingga ke Afrika Barat
Jakarta - PT Phapros, anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), berencana memperlebar sayap bisnisnya ke luar Indonesia. Produsen obat Antimo ini berencana menyasar pasar negara Afrika Barat hingga Asia Tenggara. Negara Asia Tenggara yang telah membeli produk Phapros ialah Kamboja.

"Kita genjot ekspor. Memang kontribusi belum seberapa. Tapi kita akan masuk ke Afrika Barat, di samping juga ke negara ASEAN," kata Direktur Utama Phapros Iswanto saat acara Penyerahan Sertifikasi ISO di Kantor Pusat RNI, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2016).

Langkah Phapros masuk ke pasar luar negeri bukan tanpa sebab. Phapros ingin memperkuat pasar ekspor guna menaikkan komposisi pendapatan dari mata uang asing terutama dolar.

Selama ini, Pasar Phapros didominasi penjualan di dalam negeri sedangkan bahan baku yakni sebanyak 90% harus diimpor. Pelemahan rupiah, kata Iswanto, berdampak terhadap membengkaknya biaya operasi karena mayoritas pendapatan berbentuk rupiah sedangkan pengeluaran berbentuk valuta asing.

"Problem kami sama di industri farmasi. Kita memang sudah antisipasi. Di awal tahun kontrak supplier untuk kebutuhan 1 tahun ke depan. Kita dapat pengurungan harga cukup berharga. Cuma sayang, kontrak awal tahun. Dilawan dengan nilai kurs rupiah yang melemah. Kita ingin mendorong ekspor agar ada natural hedging," ujarnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads