RI Impor 54 Juta Ponsel di 2014, Ini Daftarnya

RI Impor 54 Juta Ponsel di 2014, Ini Daftarnya

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 17 Jun 2015 16:24 WIB
RI Impor 54 Juta Ponsel di 2014, Ini Daftarnya
Jakarta - Indonesia saat ini masih mengimpor ponsel dari berbagai negara, juga berbagai merek sebanyak 54 juta unit sepanjang 2014 lalu. Nilai impornya mencapai US$ 3,15 miliar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Ignatius Warsito, saat berbincang dengan detikFinance, di kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (17/6/2015).

"Impor kita itu di tahun 2014 sebesar 54 juta unit," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari data yang didapat dari Kementerian Perindustrian, impor ponsel di 2014 tercatat 54.742.859 unit, dengan nilai impornya US$ 3.158.859.793.02. Ponsel-ponsel yang diimpor terdiri dari belasan merek.

"Yang paling banyak Samsung, yaitu 24% (secara unit)," tuturnya.

Dari data itu juga, tercatat impor ponsel dan gadget jenis Samsung di 2014 mencapai 13.144.541 unit, dengan nilai US$ 1,4 miliar. Porsi impor Samsung mencapai 45,2%. Samsung kini sudah membuka pabriknya di Indonesia dan berjanji dalam 3 bulan ke depan tak akan lagi mengimpor.

Merek-merek lain yang banyak diimpor Nokia yang mencapai 10.149.478 unit dengan nilai US$ 304,1 juta. Porsi impor Nokia adalah 9,63% dari total impor secara nilai dan 18,54% secara unit. Sedangkan Apple diimpor sebanyak 321.015 unit (0,59%) dengan nilai US$ 157,93 juta (5%).

Impor Blackberry sebanyak 367.251 unit dengan memakan porsi impor secara unit sebesar 0,67%. Sedangkan secara nilai, total impor Blackberry sebesar US$. 54,1 juta atau setara 1,81% dari total nilai impor.

Merek-merek ponsel yang diimpor di 2014 adalah:

  • Samsung
  • Nokia
  • Smartfren Andromax
  • Asus
  • Oppo
  • Apple
  • Sony
  • Lenovo
  • Evercross
  • LG
  • Blackberry
  • Mito
  • Advan
  • Acer
  • MI
  • Polytron
  • Huawei
  • Venera
  • I Cherry
  • Dan lainnya
(zul/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads