Ini Indikasi Awal Jokowi Soal Maraknya Ekspor Timah Ilegal di Babel

Ini Indikasi Awal Jokowi Soal Maraknya Ekspor Timah Ilegal di Babel

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 25 Jun 2015 16:10 WIB
Ini Indikasi Awal Jokowi Soal Maraknya Ekspor Timah Ilegal di Babel
Jakarta - Hasil temuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke pertambangan timah di Bangka Belitung (Babel) ditindaklanjuti hari ini. Jokowi memanggil para menteri terkait, Kapolri, serta Gubernur Babel ke Istana.

Jokowi menyampaikan soal maraknya ekspor timah ilegal yang dicurigai berasal dari Babel. Indikasi awalnya, permasalahan timbul karena pengelolaan sumber daya timah antara pemerintah daerah (Pemda), PT Timah Tbk, serta perusahaan tambang lain tidak bagus.

"Saya rasa ini hanya masalah manajemen, baik nantinya oleh Gubernur, maupun PT Timah, dan semua perusahaan swasta yang bisa ikut mengelola, ikut membina, ikut menjadi inti dari plasma-plasma tambang rakyat ini," terang Jokowi dalam sambutan rapatnya di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (25/6/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi menginginkan ada solusi dari rapat ini dan langsung dikerjakan. Karena menurutnya, bila industri timah dapat dikembangkan di dalam negeri, maka timah akan menjadi komoditas andalan Indonesia di dunia.

"Kalau ini bisa kita selesaikan, utamanya yang berkaitan dengan illegal mining, tadi yang saya sampaikan di depan, bahwa kejayaan timah Indonesia sebagai komoditas andalan di pasar dunia pada saat harga nanti naik lagi, bisa kita ambil. Sekarang memang pada posisi harga belum baik," paparnya.

(mkl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads