Tanah jarang bisa dijual hingga 10 kali lipat lebih tinggi dibanding timah itu sendiri. Tanah jarang yang salah satunya berupa monazite, didapat dari pasir-pasir timah sebelum dimurnikan menjadi timah. Sisa hasil pemurnian tersebut menghasilkan rare earth.
"Ada juga yang menyebutnya limbah," tutur Direktur Utama PT Timah Tbk, Sukrisno, kala berbincang dengan detikFinance, Minggu (28/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sukrisno mengatakan, yang paling potensial untuk dijual adalah monazite, yang saat ini sedang dikembangkan PT Timah dengan membangun sebuah pabrik kecil pengolahan tanah jarang.
Terkait dengan harga, Sukrisno mengatakan, tanah jarang ini harganya lebih mahal dibanding timah. Dia menyebut harganya bisa mencapai 10 sampai 12 kali lebih mahal dibanding timah.
"Harganya itu katanya 10 sampai 12 kali lebih mahal, dan dijualnya per kg," tuturnya.
Sukrisno mengatakan, tanah jarang tersebut bisa dijual per kg, sedangkan pasir timah dijual per metrik ton.
(zul/ang)











































