Rapat dimulai pada pukul 15.30 WIB. Hadir Menko Maritim Indroyono Soesilo, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Soemarno, Mensesneg Pratikno, Menteri Perindustrian Saleh Husin, dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel.
Kemudian Menteri PPN/Bappenas Andrinof Chaniago, Seskab Andi Widjajanto, dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Pandjaitan serta Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minggu yang lalu saya datang ke Batam dan sudah bertemu dengan Gubernur, dan pelaku industri galangan kapal. Terbuka mata saya bahwa ternyata sekarang kita memiliki kurang lebih 250 industri galangan kapal, yang ada di batam kurang lebih 105," terangnya saat membuka rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/6/2015)
Jokowi melihat ada potensi industri ini dikembangkan lebih lanjut di dalam negeri. Karena bisa memproduksi berbagai jenis kapal.
"Yang saya lihat di sana produksi kapal besar sebesar 17.500 GWT itu mampu dikerjakan. Baik berupa kapal tanker, kargo, kapal penumpang, feri ,dan semua mampu dikerjakan," tutup Jokowi.
(mkl/rrd)











































