Dolar AS Tinggi, Biofarma: Beli Bahan Baku Impor Makin Berat

Dolar AS Tinggi, Biofarma: Beli Bahan Baku Impor Makin Berat

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 29 Jun 2015 17:02 WIB
Dolar AS Tinggi, Biofarma: Beli Bahan Baku Impor Makin Berat
Gedung Kantor Biofarma (Foto: dok. Biofarma)
Jakarta -

Bahan baku PT Biofarma (Persero) saat ini masih impor. Tingginya kurs dolar Amerika Serikat (AS) memberatkan biaya pembelian bahan baku perusahaan pelat merah tersebut.

Meski demikian, Direktur Keuangan Biofarma Pramusti Indrascaryo mengatakan, biaya impor bahan baku Biofarma setara 35% dari portofolio pembiayaan. Sedangkan ekspor produk Biofarma lebih dari 65%.

"Jadi sebetulnya selisih kurs yang memberatkan pembelian bahan baku, tertolong oleh ekspor kita. Jadi itu semacam natural hedge-nya," katanya ketika ditemui di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya, kata dia, risiko selisih kurs bagi Biofarma relatif masih bisa dimitigasi. Sehingga dampak kenaikan selisih kurs masih belum terasa kecuali sampai kenaikan kurs 25%.

Ia mengatakan, saat ini Biofarma menjadi satu-satunya produsen vaksin polio yang menjual produknya hingga ke seluruh dunia.

"Perkembangannya relatif bagus. Kami bisnis di bidang kesehatan, jadi keuntungan tidak hanya secara nominal. Bagi kami, Biofarma bisa mengisi mayoritas kebutuhan pasar dunia, itu sudah kebanggaan," ujarnya.

Perusahaan milik negara itu berniat menambah kapasitas produksinya dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Perseroan juga akan meluncurkan beberapa produk baru.

"Tahun ini kami melaunching Vaksin Pentavalen, sebuah produk kombinasi dari 5 vaksin. Vaksin ini kami sangat senang karena tahun ini telah teregistrasi WHO. Artinya, produk ini bisa masuk pasar ekspor. Kami sedang gencar-gencarnya mengurus registrasi ke negara-negara tujuan eskpor Vaksin Pentavalen ini," katanya.

(ang/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads