Kesal Didemo, Ada Manajemen Perusahaan di Batam yang 'Hilang' di Tengah Malam

Kesal Didemo, Ada Manajemen Perusahaan di Batam yang 'Hilang' di Tengah Malam

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 08 Jul 2015 10:46 WIB
Kesal Didemo, Ada Manajemen Perusahaan di Batam yang Hilang di Tengah Malam
Jakarta - Diam-diam, sejumlah perusahaan besar asing di Batam hengkang dan merelokasi pabriknya ke luar negeri. Alasannya, perusahaan tersebut tak kuat menghadapi tuntutan buruh, dan demo yang terus menerus terjadi.

Ada cerita unik dari sekian banyak perusahaan yang hengkang dari Batam itu. Yakni, saat satu per satu manajemen 'hilang' dalam satu malam.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Kepulauan Riau, Cahya mengatakan, ‎ada sejumlah perusahaan yang pada awalnya mengiyakan atau menyetujui tuntutan dari para buruh, baik mengenai kenaikan upah, tunjangan. dan lainnya. Namun, tak lama tuntutan tersebut disetujui, manajemen pun kabur dari Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Batam tercatat, ada dua atau tiga perusahaan, itu akhirnya ia mengiyakan. Tengah malam dia cabut semua, satu manajemen. Oke tuntutan serikat pekerja dipenuhi, tapi satu malam hilang semua. Itu Sun Creation nama perusahaannya," tutur Cahya kala berbincang dengan detikFinance, Rabu (8/7/2015).

Cahya mengatakan, hal itu dilakukan karena perusahaan tersebut tak kuat menghadapi demo yang dilakukan ratusan bahkan ribuan buruh di Batam.

"Itu mereka saking kesalnya," tutur Cahya.

Cahya menyebut, perusahaan itu berpikir lebih baik meninggalkan aset pabrik beserta mesinnya, ketimbang harus melakukan PHK seluruh karyawannya dan memberikan pesangon, karena biaya yang dikeluarkan akan lebih banyak saat mereka memberikan pesangon.

"Mesin aset itu ada Rp 2 miliar. Dia PHK Rp 20 miliar lebih. ‎Itu begitu kami cek, dia relokasi ke Filipina. Artinya mereka bukan bangkrut. Tapi saking kesalnya (mereka pindah)," tutupnya.

(zul/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads