Kacau, Calo Tanah Hambat Proyek Kawasan Industri Baru

Kacau, Calo Tanah Hambat Proyek Kawasan Industri Baru

Dana Aditiasari - detikFinance
Jumat, 07 Agu 2015 11:12 WIB
Kacau, Calo Tanah Hambat Proyek Kawasan Industri Baru
Foto: kawasan industri di Serang (dana-detikFinance)
Serang - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengungkapkan rencana pembangunan kawasan industri baru yang digagas oleh pemerintah masih terganjal praktik nakal calo tanah.

Aktivitas calo tanah menghambat proses pengadaan lahan. Padahal, kawasan industri baru sangat diperlukan untuk pemerataan ekonomi.

"Masalah utama adalah permasalahan lahan. Ada yang calo. Calonya orang dekat kita juga. Apakah itu birokrasi atau pengusaha setempat," kata Franky di lokasi kawasan industri milik Wilmar Group, Serang, Banten, Jumat (7/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain munculnya praktik calo, masalah birokrasi hingga perizinan juga berperan besar menghambat pembangunan kawasan industri baru. Sedangkan di luar Jawa, pembangunan kawasan industri baru juga terhambat oleh ketersediaan infrastruktur.

"Ada juga kasus bahwa tanah sudah dibeli ternyata peruntukannya bukan untuk industri. Kemudian dapat lahan dengan dijanjikan akan dibuatkan jalan dan listrik ternyata Pemdanya tidak punya anggaran," ujarnya.

Meski pemerintah memprioritaskan pembangunan kawasan industri baru di luar Pulau Jawa, Franky menilai Pulau Jawa masih memerlukan pengembangan kawasan industri. Apalagi pusat industri masih banyak tumbuh dan beroperasi di Pulau Jawa.

"Pulau Jawa masih membutuhkan keberadaan kawasan Industri. Di mana, permasalahan akses, pembangkit listrik, pelabuhan dan pendukung lainnya yang diperlukan investor untuk membuka usahanya bisa diakomodi‎r lewat kawasan industri terpadu.

(feb/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads