Follow detikFinance
Kamis 20 Aug 2015, 13:26 WIB

Pabrik Mobil China Pertama RI Produksi 150.000 Unit Mulai 2017

Zulfi Suhendra - detikFinance
Pabrik Mobil China Pertama RI Produksi 150.000 Unit Mulai 2017
Cikarang - Pabrik mobil China pertama di Indonesia bakal selesai di tahun 2017. Saat beroperasi nanti, pabrik yang didiikan PT SGMW Motors Indonesia ini bakal memproduksi mobil sebanyak 150.000 unit per tahun.

Presiden SGMW Motor Indonesia, Xu Feiyun mengatakan, pabrik yang dibangun perusahaan patungan yakni SAIC, General Motors dan Wuling Automobile ini mulai dibangun hari ini. Diharapkan proses konstruksi menghabiskan waktu tak lebih dari dua tahun dan bisa mulai produksi pada pertengahan 2017 nanti.

"Kita targetkan selesai dan produksi di Juli 2017 nanti," tutur Feiyun pada peresmian pabrik SGMW Motors, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/8/2015).

Dikatakan Feiyun,setelah beroperasi nanti, Wuling bakal memproduksi mobil keluarga jenis multi purpose vehicle sebanyak 150.000 unit per tahun di tahap awal. Secara bertahap, jumlah mobil Wuling yang diproduksi di Cikarang akan terus bertambah.

"Di pabrik ini, dengan investasi US$ 700 juta kita akan produksi kapasitasnya 150.000 unit/tahun. Dan akan kita tingkatkan terus," lanjutnya.

Dari besaran itu, lanjut Feiyun, Wuling bakal mengekspor sebagian kecil dari total produksinya ke negara-negara di Asia Tenggara khususnya.

"Kita memang merencanakan untuk ekspor dalam desiain bisnis kami. Secara detilnya belum, tapi paling tidak di tahap awal itu kami akan ekspor 10%," katanya.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Surjawirawan meminta, di pasar domestik, Wuling melakukan pemasaran secara menyeluruh‎. Tak hanya di Jawa karena akan semakin menimbulkan kepadatan lalu lintas. Dia berharap, sebaran distribusi tersebut bisa diikuti oleh investasi lanjutan.

"Sebetulnya RI ini, tidak hanya Pulau Jawa, ada Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, ada Papua. Sehingga kalau nanti berkembang, kita harapkan memikirkan perluasan pabriknya di wilayah Indonesia. Misalnya di Sumatera, Kalimantan atau mungkin di Sulawesi," tutupnya.

(zul/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed