Hal ini disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di kantornya, usai bertemu Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Jakarta, Senin (31/8/2015).
"Yang penting persepsinya sama, bahwa pada saat dolar naik begini ekonomi kita dan negara-negara lain juga sedang kontraksi, saatnya kita mengurangi impor, kata Pak Mendag subtitusi impor, dengan apa, yah dengan industri dalam negeri kita kuatkan," jelas Susi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal impor garam juga menjadi bahasan pertemuan Susi dengan Lembong. Kedua menteri ini sepakat membenahi tata niaga garam di Indonesia, sehingga impor tidak terlalu banyak.
"Industri-industri mana saja yang benar-benar membutuhkan garam. Tata niaga harus kita atur kembali lah," jelas Susi.
(dnl/hen)











































