"Kami konsepnya beri 0% untuk bahan baku dan penolong. Tapi harus ada local content (muatan lokal) Indonesia minimal 40%. Ini sedang dibahas dan masuk dalam paket kebijakan ekonomi," ungkap Edi Putra Irawadi, Deputi Bidang Industri dan Perdagangan Kemenko Perekonomian di kantornya, Jakarta, Jumat (18/9/2015).
Sebab untuk jenis ponsel, ada aturan internasional yang mengatur bebas bea masuk dari barang jadi. Sehingga bagi perusahaan seperti Samsung ataupun Apple bisa membangun pabriknya di Vietnam, meski pasarnya ada di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain ponsel, ada beberapa industri yang juga akan diterapkan rencana serupa. Sebagai bagian dari percepatan pengembangan investasi industri dengan modal besar.
"Kami dorong kebijakan terobosan kalau mereka ingin bangun investasi dalam negeri kami beri fasilitas 0%," tegasnya.
(mkl/ang)











































