RI Jadi 'Rumah' Kopi-kopi Terbaik Dunia

RI Jadi 'Rumah' Kopi-kopi Terbaik Dunia

Lani Pujiastuti - detikFinance
Kamis, 01 Okt 2015 12:38 WIB
RI Jadi Rumah Kopi-kopi Terbaik Dunia
Jakarta - Indonesia tercatat sebagai produsen kopi terbesar ketiga dunia. Kopi tumbuh merata di berbagai daerah seantero nusantara yang punya citarasa khas masing-masing daerah. Fakta ini sangat membanggakan, sehingga potensinya harus dimaksimalkan.

Petani kopi saat ini punya peluang besar meningkatkan pendapatannya dengan menguasai teknik pengokahan pasca panen yang bisa memberi nilai tambah kopi.

"Petani kita kawal bagaimana proses produksi yang baik, cara penanaman yang baik, cara penyajian yang baik sehingga kopi kita menjadi specialty dari segi citarasa," ungkap Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI) A. Syarifudin kepada detikFinance di sela-sela acara Pencanangan Hari Kopi Internasional di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (30/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kopi specialty ditandai dengan citarasa yang khas. "Kopi specialty kita dinilai berdasarkan citarasanya. Penilainya namanya Q—Grader atau tester kopi. Saya salah satu Q grader. Kopi kita kebanyakan masuk grade A," jelasnya.

Syarifudin menegaskan, kita harus bangga dengan kopi Indonesia, mengapa?

"Kopi Indonesia punya citarasa sangat kaya. The home of world finest coffee. Kalau di Brasil, Etiopia, Kolombia, itu hanya tumbuh di satu kepulauan. Kita tersebar merata tumbuh di 6 pulau. Sekarang tambah lagi Sumbawa mulai tanam khusus untuk buat jadi kopi specialty," tuturnya.

Petani kopi, lanjut Syarif saat ini harus bangga. "Kopi yang tadinya harganya hanya Rp 30.000/kg. Sekarang harganya Rp 70.000/kg bahkan Toraja harganya Rp 100.000/kg harga ekspornya," imbuhnya.

Bicara specialty, menurut Syarif di dalamnya ada rangkaian supply chain. Asosiasinya berupaya terus mengedukasi petani sehingga petani bisa betul-betul menghasilkan kopi yang bisa dinikmati kualitasnya oleh peminum dengan harga sesuai yang diharapkan.

Ia menjelaskan, dari setiap daerah punya citarasa kopi yang khas dari ujung barat hingga timur Indonesia. "Jawa Barat, Jawa Tengah, Flores, Bali hari ini silahkan bisa dicicipi gratis. Kita mengedukasi petani bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember dan pusat studi kopi di Amerika serta Eropa," katanya.

Hari ini lantai 2 Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan Kamis (1/10/2015) berlangsung acara minum kopi gratis mulai pukul 10.00-15-00 WIB.

Beragam kopi dari berbagai daerah mulai dari Gayo, Solok, Lintong, Kintamani, Bajawa, Bengkulu hingga Wamena dibagi-bagi secara gratis di Kemenperin hari ini.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads