Ekonomi Lesu, Pengusaha Sepatu Andalkan Ekspor

Ekonomi Lesu, Pengusaha Sepatu Andalkan Ekspor

Lani Pujiastuti - detikFinance
Jumat, 09 Okt 2015 11:22 WIB
Ekonomi Lesu, Pengusaha Sepatu Andalkan Ekspor
Jakarta - Ekonomi Indonesia yang sedang lesu membuat pembelian sepatu turun signifikan, saat ini industri sepatu hanya mengandalkan ekspor sepatu untuk tetap bertahan.

Hal tersebut seperti diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Persatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko, di acara Sosialisasi Deks Khusus Investasi Sektor Sepatu dan Tekstil, di Kantor BKPM, Jalan Gatot Subroto, Jumat (9/10/2015).

"Perdebatannya bukan berapa besar jumlah PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Lebih penting dari itu, apakah perusahaan-perusahaan sepatu ini masih bisa berlangsung," kata Eddy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, industri sepatu dalam negeri sudah banyak melakukan PHK karyawan, mengurangi produksi, merumahkan karyawannya, agar bisa bertahan.

"Industri sepatu sudah lebih dulu melakukan PHK. Industri sepetu seperti koin, punya dua sisi mata uang. Satu kondisi pelemahan yang membuat daya beli masyarakat turun dan produk tidak terserap pasar," ucapnya.

Eddy mengatakan, saat ini industri sepatu dalam negeri yang masih bertahan adalah industri yang dapat menjual sepatunya ke luar negeri alias ekspor.

"Ekspor sepatu masih tetap tumbuh. Tahun ini tumbuh meskipun hanya 5%. Kita ekspor US$ 4,5 miliar per tahun, namun market share 2%. Artinya, perusahaan yang masih bertahan adalah yang bisa ekspor sepatu," tutup Eddy.

(rrd/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads