Naiknya laba ini sejalan dengan tumbuhnya omzet alias pendapatan perusahaan. Hingga akhir September 2015 ini, pendapatan perusahaan yang bermarkas di Maranello, Italia, ini tercatat US$ 723 juta euro (Rp 10,7 triliun) atau naik 61 juta euro setara 9% dibanding posisi yang sama tahun sebelumnya.
Seperti dikutip dari keterangan tertulis Ferrari, Kamis (29/10/2015), naiknya pendapatan ini sedikit terhambat oleh turunnya penjualan mesin, yaitu turun 25 juta euro (-33%). Sementara penjualan mobil dan suku cadang naik 75 juta euro (+16%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/wdl)











































