Menperin Bakal Tiru Cara Kerja Pabrik Mobil hingga Ponsel di China

Menperin Bakal Tiru Cara Kerja Pabrik Mobil hingga Ponsel di China

Lani Pujiastuti - detikFinance
Selasa, 01 Des 2015 07:38 WIB
Menperin Bakal Tiru Cara Kerja Pabrik Mobil hingga Ponsel di China
Foto: Lani/detikFinance
Jakarta - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan hingga saat ini jumlah industri otomotif RI masih kalah di level ASEAN. Besok Saleh akan bertolak ke China untuk mempelajari sistem produksi mobil dari perusahaan otomotif besar China yaitu SAIC-GM Wulling Automobile dan mencoba menggaet investasi dari industri perakitan maupun komponen.

"Minggu ini hari Rabu kita mau lihat industri otomotif di China yaitu Wulling dan General Motor. Mereka sedang bangun pabrik di Karawang. Investasi lumayan besar mencapai Rp11 triliun. Di China sana, Wulling termasuk sangat berhasil. Ingin lihat ke sana apa yang mereka lakukan di sana, kemudian betul-betul di-copy paste di Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin ketika berkunjung ke kantor redaksi detikcom, Senin (30/11/2015).

Saleh juga ingin menggaet lebih banyak investor China dan betul-betul merealisasikan investasinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Supaya investasi betul-betul dilakukan investor. Kebanyakan kalau China ini yang datang 10 yang jadi investasi hanya 1. Beda dengan Jepang yang datang 10 jadi 6," tambahnya.

Tidak hanya industri otomotif, Saleh sekaligus ingin melihat produksi smartphone Hisense. Industri perakitan dan produksi komponen ponsel juga dinilai sebagai sektor prioritas dan tengah banyak peminat investasinya.

“Sekalian lihat industri elektronik dalam hal ini ponsel. Supaya ke depan investasi yang bisa masuk tidak hanya perakitan. Kami akan lihat ke produsen yang termasuk industri besar juga di China yaitu Hisense. Ponsel Hisense itu kan di Indonesia sudah ada pabrik perakitannya juga,” ujar Saleh.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads