Hadir dalam acara tersebut, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto dan Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih.
Ketua Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Wisnu Hendra Ningrat mengatakan produksi gula rafinasi dari produsen lokal saat ini telah mampu memenuhi 50% total kebutuhan gula.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wisnu menyampaikan, perkembangan selama 10 tahun terakhir impor gula rafinasi pada 2004 sebesar 1 juta ton, tahun ini 75.000 ton hanya untuk spesifikasi khusus.
Menurut Wisnu, dengan kata lain, Indonesia sudah swasembada gula rafinasi meski bahan baku raw sugar sebagian besar masih impor dari Brazil, Australia, dan Thailand.Β
"Hanya saja memang kendala kita bahan baku raw sugar masih sebagian besar impor dari Brazil, Australia dan Thailand. Pengusaha kesulitan menambah luas kebunnya untuk menghasilkan lebih banyak raw sugar," ucapnya.
(hns/hns)











































