Kemenperin: Pabrik Gula BUMN Tak Efisien

Kemenperin: Pabrik Gula BUMN Tak Efisien

Lani Pujiastuti - detikFinance
Kamis, 03 Des 2015 17:05 WIB
Kemenperin: Pabrik Gula BUMN Tak Efisien
Jakarta - Pemerintah sedang mengkaji kinerja pabrik gula Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Berdasarkan kajian itu ditemukan produksi pabrik gula milik BUMN masih belum optimal.

"Penyebabnya yaitu inefisiensi pabrik-pabrik gula BUMN. Disitulah penyakitnya. Kalau disitu ada kejelasan, kita akan punya regulasi yang pas untuk mengatasinya. Itu dulu diperbaiki," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Panggah Susanto, dalam Musyawarah Nasional Ke-V Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Menurut Panggah, saat ini Kemenperin sedang memetakan kondisi pabrik gula BUMN karena selama ini belum ada langkah seperti itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami coba petakan, karena tidak pernah ada pemetaan dari kementerian BUMN. Petakan mana yang tutup, mana yang tidak efisien. Kita tidak lagi bisa basa-basi. Pabrik gula terbaik yang masih bisa bertahan ada 9. Lainnya ada 12 pabrik gula yang harus direvitalisasi," kata Panggah



(hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads