"Penyebabnya yaitu inefisiensi pabrik-pabrik gula BUMN. Disitulah penyakitnya. Kalau disitu ada kejelasan, kita akan punya regulasi yang pas untuk mengatasinya. Itu dulu diperbaiki," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Panggah Susanto, dalam Musyawarah Nasional Ke-V Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
Menurut Panggah, saat ini Kemenperin sedang memetakan kondisi pabrik gula BUMN karena selama ini belum ada langkah seperti itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(hns/hns)











































