Follow detikFinance
Sabtu 05 Dec 2015, 10:50 WIB

Strategi Perusahaan Otomotif Hadapi Lesunya Ekonomi RI

Dana Aditiasari - detikFinance
Strategi Perusahaan Otomotif Hadapi Lesunya Ekonomi RI
Bogor - Ketatnya persaingan di tengah perlambatan ekonomi yang diprediksi masih akan berlangsung hingga tahun depan, disikapi serius para perusahaan otomotif. Perusahaan bakal lebih selektif memilih segmen pasar yang bakal digarap tahun depan, agar kembali mendapat ruang di hati konsumen tanah air.

Seperti PT Astra Honda Motor (AHM), menurut Deputy Head Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, 2016 segmen sepeda motor sport bakal jadi salah satu segmen yang ditingkatkan pengembangan dan penjualannya.

Bukan tanpa alasan. Salah satu varian sepeda motor sport besutan Honda, CB 150 R yang diluncurkan Agustus lalu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sepeda motor yang dikenal dengan julukan Street Fire ini laku terjual sebanyak 27.050 unit sepanjang Oktober lalu, melesat 92% dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 14.048 unit.

"Kami memang sudah menunggu-nunggu hal tersebut, jadi kami sangat senang kalau penjualan motor CB 150 R kami bisa meningkat," aku dia dalam acara Workshop Media di Kawasan Sentul Nirwana, Bogor (4/12/2015).

Di Indonesia, kelas sepeda motor sport Honda diisi oleh sejumlah varian seperti Honda CB 150 R, CBR Series, Honda Sonic 150, Honda Verza dan New Megapro yang hingga Oktober 2015 berhasil mencatatkan penjualan secara keseluruhan mencapai 214.085 unit.

Sayang, ini tampaknya belum cukup menempatkan Honda di posisi teratas pasar sepeda motor sport. Pangsa pasar Honda di segmen sport masih berada di peringkat kedua dengan penguasaan sebesar 30,2% setelah Yamaha yang menguasai 44,4% pasar sport di periode Januari hingga Oktober 2015.

Honda pun menyiapkan 'senjata rahasia' yang bakal diluncurkan tahun depan selain untuk menambah pilihan kepada konsumen setianya tetapi juga untuk merebut penguasaan pasar sepeda motor sport dari para pesaingnya.

"Kami memang berharap ingin jadi penguasa pasar di segmen sport. Dan untuk mencapai hal itu kami punya jurus-jurus agar bisa meningkatkan pangsa pasar. Kami akan mengeluarkan produk-produk sport baru di tahun depan, tapi kami tidak mau ungkapkan jenisnya apa karena masih rahasia," kata dia.

Namun demikian ia memberi bocoran bahwa seluruh varian baru yang akan mengaspal tahun depan akan menggunakan mesin-mesin injeksi yang ramah lingkungan dan performa yang menunjang kecepatan.

"Memang komitmen kami menghadirkan produk-produk yang ramah lingkungan namun tetap berperforma seperti mesin DOCH 6 Speed," jelasnya.

Dari kaca mata yang lebih luas, Muhib melihat pasar sepeda motor sport tampak lumayan kinclong dibanding segmen lainnya. Meski demikian, ia tak khawatir langkah ini bakal menggerus penjualan sepeda motor di segmen lainnya.

"Karena pengguna motor sport itu kan lebih ke anak muda, pasarnya ya di situ. Kalaupun ada shifting segmen, kami perkirakan yang masih terjadi adalah penjualan sepeda motor bebek masih dimakan oleh matic lagi," pungkasnya.

(dna/rrd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed