Ini Alasan Pengusaha Selalu Ekspor Rumput Laut Mentah Tanpa Diolah

Ini Alasan Pengusaha Selalu Ekspor Rumput Laut Mentah Tanpa Diolah

Dina Rayanti - detikFinance
Rabu, 17 Feb 2016 19:16 WIB
Ini Alasan Pengusaha Selalu Ekspor Rumput Laut Mentah Tanpa Diolah
Foto: Kurnia Yustiana
Jakarta - Saat ini para pemerintah punya wacana pengenaan bea keluar hingga larangan ekspor bertahap bagi komoditas rumput laut dalam rangka hilirisasi. Tujuannya, pengusaha harus kreatif mengolah rumput laut tak perlu lagi menjual dalam bentuk mentah.

Namun, Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) mengatakan serapan dalam negeri terhadap rumput laut masih sangat rendah yaitu hanya mencapai 87.429 ton kering. Dengan demikian, banyak pengusaha yang akhirnya menjual rumput laut mentah ke luar negeri juga teknologi yang belum memadai membuat petani rumput laut harus mengekspor rumput laut ke luar negeri dalam bentuk mentah.

"Selama market tidak ada, mau dikemanakan hasil petani rumput laut kita juga teknologi yang kitaΒ  punya hanya bisa mengolah sampai sebatas tepung tapioka," ujar Safari Aziz, di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, apabila pemerintah tetap akan melakukan hilirisasi ARLI meminta beberapa hal yaitu, teknologi, riset dan pengembangan, perbaikan bibit, pembiayaan inklusif, memenuhi pasar di dalam negeri, dan bahan kimia.

"ARLI tidak anti hilirisasai, ARLI usul apabila pemerintah tetap mau hilirisasi, ARLI minta hilirisasi bidang teknologi, riset dan development, pengelolaan lingkungan, kemudian perbaikan bibit, pembiayaan inklusif artinya pembiayaan bisa bersaing, kemudian mempertemukan keinginan pasar dengan industri kita, dan bahan penolong kimia," tambah Safari.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, berniat membatasi ekspor rumput laut mentah. Upaya ini dilakukan supaya para pengusaha bisa mengolah rumput laut terlebih dahulu ketimbang mengekspornya secara mentah.

Sebab, dengan diolah terlebih dahulu, nilai rumput laut akan bertambah dan semakin tinggi ketimbang hanya dijual mentah. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads