Proyek Mobil Listrik Mau Dihidupkan Lagi, Tapi Pemerintah Tak Mau Terlibat

Proyek Mobil Listrik Mau Dihidupkan Lagi, Tapi Pemerintah Tak Mau Terlibat

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 26 Feb 2016 16:02 WIB
Proyek Mobil Listrik Mau Dihidupkan Lagi, Tapi Pemerintah Tak Mau Terlibat
Foto: Istimewa/Humas PLN
Jakarta - Baru-baru ini pemerintah berinisiatif untuk mengadakan Focus Group Disucssion (FGD) membahas pengembangan mobil listrik. Pemerintah meminta masukan dari berbagai pihak terkait pengembangan industri mobil listrik di dalam negeri.

Tetapi, berbeda dengan proyek mobil listrik di era pemerintahan sebelumnya yang melibatkan pemerintah secara aktif. Kali ini pemerintah tak mau terlibat langsung.

Pemerintah hanya akan menciptakan insentif-insentif untuk mendorong pihak swasta membangun industri mobil listrik. Pengembangan mobil listrik diserahkan sepenuhnya kepada swasta yang berminat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi bukan program pemerintah yang akan kami dorong, tetapi inisiatif swasta yang akan kita dorong di depan," kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawan, kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (26/2/2016).

Saat ini pemerintah tengah meminta masukan dari berbagai pihak dalam merancang insenstif bagi pengembangan mobil listrik di dalam negeri. "Kita cari apa yang harus dilakukan pemerintah agar program ini menarik buat investor," paparnya.

Menurutnya, kendala utama dalam pengembangan mobil listrik adalah belum adanya industri komponen untuk mobil listrik.

"Komponennya kita belum ada. Kalau mau bikin sekarang, komponennya impor semua. Harus ada industri baterainya dulu, motornya dulu," tutupnya. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads