Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Tumiran, menilai pengembangan mobil listrik dapat menciptakan lapangan kerja baru di industri otomotif nasional.
Selain itu, mobil listrik dinilai dapat menjadi solusi dalam mengurai masalah polusi di kota-kota besar, karena mobil listrik merupakan kendaraan ramah lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil listrik juga dianggap bisa mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap energi fosil. Dengan demikian, ada kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Ia mengatakan, rendahnya emisi yang dihasilkan dalam mobil listrik ini turut memberikan kontribusi terhadap berkurangnya polusi di kota-kota besar.
Maka dari itu, ujar Tumiran, diperlukan konsistensi pemerintah untuk mendorong pengembangan mobil listrik menjadi industri domestik.
"Selain itu kalau nanti ini dikembangkan, secara bertahap akan mendorong juga industri yang lainnya. Misalnya teknologi baterai yang sudah kita kuasai. Inverter juga sudah kita kuasai," ujarnya.
"Jadi kita mendorong industri-industri ini untuk dimanfaatkan bagi pemanfaatan energi terbaru di daerah-daerah terpencil. Sekarang ini kan pemerintah sudah mendorong untuk mencapai 23% energi terbarunya di tahun 2025," tambahnya. (ang/hns)











































