Asing Guyur Miliaran Dolar di Riset Mobil Listrik, RI Cuma Miliaran Rupiah

Asing Guyur Miliaran Dolar di Riset Mobil Listrik, RI Cuma Miliaran Rupiah

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 16 Mar 2016 17:00 WIB
Asing Guyur Miliaran Dolar di Riset Mobil Listrik, RI Cuma Miliaran Rupiah
Foto: Prototype Mobil Listrik ITB
Jakarta - Negara maju di Asia, Eropa dan Amerika Serikat (AS) sangat serius melakukan penelitian dan pengembangan mobil masa depan seperti kendaraan listrik. Mobil listrik dipandang sebagai solusi masa depan untuk menjawab isu lingkungan dan semakin berkurangnya energi fosil seperti minyak.

Keseriusan tersebut ditunjukkan dengan anggaran research and development mencapai miliaran dolar atau triliunan rupiah. Berbeda dengan RI, alokasi riset mobil listrik masih bernilai miliaran rupiah.

"Dana riset dibandingkan riset lain ada ada apa-apa, mereka bisa miliaran dolar, kita miliaran rupiah," kata Ketua Tim Mobil Listrik Institut Teknologi Bandung (ITB), Agus Purwadi kepada detikFinance, Selasa (15/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat keseriusan negara maju dan manfaat mobil listrik ke depannya, Agus memandang pemerintah harus maju di depan. Ia berharap pemerintah mendukung dari soal regulasi, infrastruktur hingga riset.

"Mestinya hal-hal yang nilai plus didorong minimal difasilitasi," sebutnya.

Untuk ITB, Agus mengaku pihaknya telah melahirkan berbagai varian mobil listrik. Terbaru, ITB akan merancang mobil listrik untuk keperluan transportasi dan kendaraan angkutan barang.

"Kalau kita kembangkan mobil listrik jenis SUV. Kita kembangkan 1 platform dalam 12 varian. Kita juga kembangkan city car dan angkutan perkotaan (mobil listrik)," sebutnya. (feb/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads