"Ya pasti nanti di Jawa dulu lah, kita harus fair harapannya kan sampai ke consumer goods kan. Consumer goods kan dekat consumer ya, nggak mungkin kan di Papua kita buat halal nanti kan biaya distribusinya pada mahal," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Kementerian Perindustrian, Imam Haryono, saat mengadiri Dialog Investasi Pusat Logistik Berikat, di Kantor BKPM, Senin (4/4/2016).
Hal ini dilakukan untuk menyaingi Thailand yang seudah mencanangkan akan menjadi eksportir halal terbesar ketiga di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembentukan kawasan ini akan dimulai dari pembentukan zona. Dan ia menyarankan sebaiknya kawasan ini dikelola oleh swasta.
"Tidak (bentuk kawasan baru) tapi zona dulu, coba test case dulu kalau kawasan industri langsung mahal kan, tes di zona kan kalo replikasi gampang kalau menurut saya di Jawa sih sangat prospek. Seharusnya pelaku usaha ya pemerintah itu memberikan iklim yang kondusif supaya pelaku usaha bisa berjalan efisien produktif murah mudah itu semua kita fasilitasi jangan dipersulit dipermudah apa yang membuat mereka beroperasi itu mahal itu dikurangin mulai variabel cost-nya, fixed cost-nya," kata Imam.
(ang/ang)











































