"Indonesia itu bangsa yang besar, tapi nggak banyak produk yang bisa kita hasilkan sendiri. Kuncinya adalah Industrialisasi, nah hari ini kita akan bahas strateginya," kata Hartarto Sastrosoenarto saat menyampaikan arahannya saat membuka diskusi di kantor KEIN, Jakarta, Kamis (7/4/2016).
Menurutnya, peluang Industri di Indonesia sangat besar. Banyak sektor industri yang belum digarap dengan maksimal dan masih mengandalkan pemenuhannya dari luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya harus lebih banyak lagi penciptaan industrialisasi di bidang alat berat ini.
"Kemudian, Industri pesawat OK, kapal laut potensinya juga besar. Karena kita lautnya luas, itu harus dilanjutkan. Hanya saja Industri mesin harus mengikuti," sambung dia.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak para peserta diskusi yang didominasi kalangan usaha dan akademisi ini untuk belajar dari China dalam menciptakan industri peralatan ketenagalistrikan.
"Pengembangan pusat tenaga listrik juga penting. Ini kita bisa belajar dari China. Dia belajar dari Swiss kok bisa cepat sekali akhirnya bisa mengembangkan sendiri. Indonesia bisa juga. Yang penting jangan mengutamakan 'komisi'. Kalau masih mengutamakan 'komisi' nggak akan masuk itu upaya pengembangan," pungkas dia.
Hadir dalam diskusi ini juga adalah Ketua APINDO Haryadi Sukamdani,Β Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto anggota KEIN yang juga petinggi Garuda Food, Zulnahar Usman dan anggota KEIN lainnya. (dna/hns)











































