Meski belum menyebutkan secara rinci, Hengan Group akan masuk ke Indonesia melalui joint venture dengan perusahaan lokal.
"Kami akan membangun pabrik di Indonesia, melalui joint venture. Rencana kami, akan membangun manufacturing based di sana," ujar General Manager Hengan Group, Lin Yisu saat ditemui di kantornya, Kawasan Berikat, Quanzhou, China, Rabu (27/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() Produksi Popok (Dewi/Detik) |
"Ada rencana juga ekspansi ke negara-negara Asia lainnya," ucap dia.
Lin menyebutkan, pihanya memproduksi pamper dengan merek Space7.
Selain memproduksi popok atau pamper, perusahaan yang tercatat di bursa saham China ini juga memproduksi tisu kelas high end dengan brand Pino.
"Kita perusahaan di bidang sanitary dan pamper. Tercatat di bursa dan saham kita masuk blue chip," katanya.
![]() Suasana Pabrik Popok China (Dewi/Detik) |
Dalam setahun, Hengan Group mampu memproduksi sedikitnya 900.000 ton tisu. Hengan Group mempekerjakan sebanyak 600 pekerja. Saat ini, perusahaan mencatat angka volume penjualan sebanyak 6 miliar renminbi (RMB).
"Angka penjualan saat ini 6 miliar RMB. Ke depan kami berencana terus mengembangkan bisnis ke berbagai negara di ASEAN," tandas Lin. (ewi/feb)













































