Produsen Garbarata Made in Cileungsi Latih Teknisi Jepang di Bandara Haneda

Laporan dari Tokyo

Produsen Garbarata Made in Cileungsi Latih Teknisi Jepang di Bandara Haneda

Bagus Kurniawan - detikFinance
Kamis, 12 Mei 2016 19:00 WIB
Produsen Garbarata Made in Cileungsi Latih Teknisi Jepang di Bandara Haneda
Foto: Bagus Kurniawan
Tokyo - PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) memberikan pelatihan perawatan garbarata di Jepang. Pelatihan diikuti para teknisi dari All Nippon Airline Motor (ANAM) Service di kompleks Bandara Haneda Tokyo, Kamis (12/5/2016).

Garbarata yang disebut Passenger Boarding Bridge (PBB) Easy Work ini merupakan jembatan otomatis antara pesawat dan terminal penumpang yang dibuat dan diproduksi di Cileungsi, Jawa Barat. Jalan penumpang ini mempunyai keunggulan dengan lantai flat atau datar.

Dengan lantai flat ini, penumpang mudah berjalan karena ada lorong atau jalan yang naik-turun atau tidak rata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan lantai yang flat ini memudahkan penumpang berjalan," ungkap Age Triobowo selaku GM Boarding Brigde PT Bukaka saat memberikan pelatihan di hadapan para teknisi perawatan dari Jepang.


Bukaka Memberi Pelatihan di Tokyo (Bagus/Detik)


Age menjelaskan satu PBB Easy Work terdiri dari dua macam yakni 2 tunnel dan 3 tunnel. Untuk 2 tunnel, memiliki berat 28-30 ton. Sedangkan 3 tunnel memiliki berat 40-45 ton.

"Jadi bila pesawat semakin besar maka tunnel akan lebih panjang lagi atau tergantung tipe pesawat," katanya.

Untuk pembuatan satu buah PBB Easy Work membutuhkan waktu selama 135 hari atau 4 bulan. Lama pembuatan juga tergantung dari materialnya.

"Satu alat ini bisa menampung lebih kurang 150 an penumpang," kata Age.


Garbarata made in Cileungsi di salah satu bandara di Jepang (Bagus/Detik)


Alat ini lanjut dia juga digerakkan secara elektro mekanis, bukan hidrolis.

"Semua tipe pesawat bisa dilayani oleh Easy Work ini," pungkas Age. (bgs/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads