Pabrik yang dibangun dengan nilai investasi Rp 55 miliar ini, mampu memproduksi TV LED sebanyak 700 ribu unit/tahun.
"Produksi tahun ini ditargetkan 700 ribu unit untukΒ TV berukuran 32 inch dan 24 inch," ujar General Manager TV Factory SEID, Johnny Sudirman, usai peresmian pabrik TV LED SEID di Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di lokal supply ke market lebih cepat, maksudnya model apa yang laku, kita bisa lebih cepat mengalihkan," lanjut Johnny.
Ia menambahkan kebutuhan TV LED di pasar domestik akan meningkat pasalnya banyak orang yang beralih dari TV tabung ke TV LED sehingga ditargetkan pada tahun depan kapasitas produksi meningkat menjadi 1 juta unit.
"Kita prediksinya tahun ini 700 ribu. Tahun depan 1 juta kemungkinan 24 inch berkurang beralih ke 32 inch," tuturnya.
Pabrik ini diresmikan Menteri Perindustrian Saleh Husin yang didampingi Direktur Industri Elektronika dan Telematika, Zakiyudin. Peresmian dimulai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Menteri Perindustrian, Saleh Husin dan jajaran direksi PT SEID.
Setelah itu Saleh melakukan peninjauan ke dalam pabrik, sebelumnya setiap pengunjung yang akan masuk ke dalam pabrik diharuskan memakai masker di sepatunya. Setelah itu Saleh berkeliling meninjau pabrik. Terlihat beberapa pekerja sedang melakukan perakitan TV LED.
"Saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya pada PT Sharp Electronics Indonesia yang sejak tahun 1970 telah berperan dalam membangun dan mengembangkan industri berbasis teknologi tinggi," ujar Menteri Perindustrian, Saleh Husin saat meresmikan pabrik TV LED milik PT Sharp Electronic Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5/2016). (hns/hns)











































