Philips Genjot Layanan Kesehatan di Indonesia

Laporan dari Singapura

Philips Genjot Layanan Kesehatan di Indonesia

Melisa Mailoa - detikFinance
Rabu, 25 Mei 2016 13:56 WIB
Philips Genjot Layanan Kesehatan di Indonesia
Foto: Melisa Mailoa
Singapura - Seiring pertumbuhan kalangan kelas menengah, orang menjadi sadar akan kesehatan pribadi dan kesejahteraan hidup mereka. Dalam upaya mendorong masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat, Philips menghadirkan rangkaian perawatan kesehatan yang menyeluruh dalam satu kesatuan rangkaian pemeliharaan kesehatan.

"Di negara yang dinamis seperti Indonesia, masyarakat mengharapkan inovasi yang dapat mengubah hidup mereka. Di Philips, kami menitik beratkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui teknologi. Kami mengalihkan fokus dari solusi yang terpusat pada perseorangan ke arah solusi yang membawa dampak secara menyeluruh pada masyarakat banyak," ungkap Suryo Suwignjo, Presiden Direktur Philips Indonesia.

Berkat kemajuan teknologi pencitraan dan pemantauan, serta pengembangan data kesehatan digital, Philips dapat menerapkan program Mobile Obstetrical Monitoring Solution (MOM) yang pertama di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, selama satu tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Solusi berbasis ponsel pintar ini didesain untuk mengidentifikasi komplikasi kehamilan berisiko dan membantu memperbaiki angka kematian ibu. Solusi pencatatan kehamilan ini memungkinkan para bidan di area terpencil, untuk mengirimkan data pengukuran vital, data observasi, dan gambar ultrasonik mobile secara online atau SMS kepada dokter kebidanan dan kandungan ke rumah sakit.

"Di Indonesia kami bekerja sama dengan PT. Telkom sehingga solusi MOM dapat menjangkau area yang luas di seluruh Indonesia. Layanan perawatan ini pun dapat berjalan efektif sebagai telehealth berbasis aplikasi mobile," kata Ronald De Jong, Executive Vice President & Chief Market Leader Royal Philips di acara peresmian Kantor Pusat Philips APAC, Singapura.

Program solusi MOM terbukti meningkatkan deteksi kehamilan beresiko tinggi sebesar tiga kali lipat. Ibu hamil juga mendapatkan pengawasan medis dan perawatan yang dibutuhkan agar dapat melahirkan dengan aman.

Program solusi MOM ini telah membuat banyak perbedaan dalam kehidupan para ibu di Sijunjung. Terutama bagi ibu yang memiliki kesulitan untuk berpergian dari rumah ke klinik terdekat.

Layanan MOM dianugerahi Penghargaan Aksi Bisnis di Bidang Kesehatan Perempuan oleh GBCHealth. Penghargaan ini diserahkan pada 17 Mei 2016 dalam acara "Women Deliver Conference" ke-4 di Copenhagen, Denmark.

Di samping itu teknologi kesehatan yang diproduksi Philips seperti cardio vascular x-ray, general x-ray, computer tomography scanner, magnetic resonance imaging, dan ultrasounds system and patient monitoring sudah digunakan oleh beberapa rumah sakit di Indonesia.

Rumah Sakit Jantung Binawaluya, Jakarta Timur, misalnya, telah menerapkan teknologi AlluraClarity dalam ruang katerisasi. AlluraClarity dapat menurunkan dosis x-ray yang signifikan dengan kualitas pencitraan yang tinggi.

Philips merupakan perusahaan asal Belanda, yang bergerak pada produksi lampu, kesehatan dan produk gaya hidup. Namun tidak mudah menguasai pasar Indonesia sebab produk Philips yang populer adalah sistem dan layanan pencahayaan serta produk gaya hidup.

"Tentu tidak mengherankan karena Philips sudah hadir sejak lebih dari 100 tahun. Kami akan terus meningkatkan layanan perawatan kesehatan dengan mengedepankan teknologi mutakhir. Dan dengan ini kami harap dapat meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia," pungkas Fabian Wong, CEO Philips ASEAN Pacific.

Di Indonesia Philips mengadakan tiga program yakni, membuka pelatihan kesehatan, mengadakan pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak serta mengadakan inovasi pencegahan penyakit menular yang telah dijalankan sejak tahun 2013. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads