Jokowi Kumpulkan Para Menteri Bahas Konvensi Pengendalian Tembakau Internasional

Jokowi Kumpulkan Para Menteri Bahas Konvensi Pengendalian Tembakau Internasional

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 14 Jun 2016 14:18 WIB
Jokowi Kumpulkan Para Menteri Bahas Konvensi Pengendalian Tembakau Internasional
Foto: thinkstock
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan para menteri dalam rapat kabinet terbatas untuk membahas konvensi tentang pengendalian tembakau atau Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) yang dirancang oleh World Health Organization (WHO).

Hingga saat ini, sudah ada 180 negara yang sepakat dengan konvensi tersebut. Untuk kawasan Asia, memang cuma Indonesia menjadi satu-satunya yang belum sepakat.

"Indonesia merupakan satu-satunya negara di Asia yang tidak menandatangani atau belum menandatangani aksesi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC)," ungkap Jokowi dalam pembukaan rapat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Jokowi, keputusan ini harus diambil secara matang. Tidak bisa Indonesia mengikuti sebuah konvensi tanpa mengetahui jelas subtansinya. Terutama yang berkaitan dengan warga negara secara umum dan generasi muda khususnya.

"Saya juga tidak ingin kita sekadar ikut-ikutan atau mengikuti tren atau banyak negara yang sudah ikut kemudian kita juga lantas ikut," terangnya.

Pada sisi lain, pemerintah juga harus memikirkan nasib petani tembakau. Tembakau merupakan bahan baku salah satu industri terbesar di dalam negeri.

"Kita perlu memikirkan, yang kadang dilupakan, kelangsungan hidup petani tembakau, para buruh tembakau yang hidup dan bergantung pada industri tembakau. Ini juga tidak kecil. Menyangkut orang yang sangat banyak. Untuk itu dalam ratas siang ini, aspek yang saya sampaikan tadi harus kita lihat semuanya," papar Jokowi. (mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads