Anggaran untuk Kembangkan Industri Kakao Dipangkas Jadi Rp 235 M

Anggaran untuk Kembangkan Industri Kakao Dipangkas Jadi Rp 235 M

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 20 Jun 2016 18:44 WIB
Anggaran untuk Kembangkan Industri Kakao Dipangkas Jadi Rp 235 M
Foto: Dana Aditiasari-detikFinance
Jakarta - Anggaran Kementerian Pertanian dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) mengalami pemangkasan Rp 3,92 triliun menjadi Rp 27,58 triliun. Salah satu program yang mendapat pemangkasan anggaran adalah program Gerakan Nasional (Gernas) Kakao atau cokelat.

"Anggaran Gernas Kakao tahun ini mengalami pemangkasan menjadi sekitar Rp 235 miliar. Sebelumnya dianggarkan Rp 1 triliun di tahun 2016," kata Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Gamal Nasir dalam diskusi di Hotel Aston TB Simatupang, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Kakao Indonesia (AIKI) Sindra Wijaya mengatakan, hal ini dipandang sebagai langkah yang kurang bijaksana di tengah tingginya nilai ekonomi industri ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan pemangkasan anggaran tersebut, upaya optimalisasi produksi kakao yang harusnya bisa dilakukan menjadi terhambat. Akibatnya, Indonesia terancam tidak dapat memanfaatkan momentum tingginya nilai ekonomi kakao yang tengah terjadi saat ini.

"Kalau Rp 1 triliun itu bisa dipertahankan, kita bisa melakukan banyak hal. Kita bisa melakukan penyuluhan, penambahan stok benih, subsidi pupuk dan sebagainya. Ini momentum yang bagus, karena harga kakao dunia sedang tinggi. Saat ini di tingkat petani bisa Rp 40.000/kg," tutur dia.

Perkebunan kakao Indonesia, sambung dia, sebenarnya punya potensi yang besar untuk terus dikembangkan.

"Karena, tanaman kakao Indonesia itu produktivitasnya cukup tinggi. Kita dengan 1,7 juta hektar kebun kakao, produksi kita tahun ini bisa 400 ribu ton. Kalau negara lain seperti Pantai Gading, butuh lahan yang sangat luas sampai 3 juta hektar baru bisa dapat produktivitas yang tinggi," pungkas dia. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads