Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjo Negoro, para investor takut mengembangkan bisnis apa lagi mendirikan pabrik di Luar Pulau Jawa karena ketersediaan listriknya masih terbatas.
"Saya teringat pada diskusi saya dengan seorang investor. Perhatian mereka tidak hanya fokus pada ketersediaan energi tetapi juga keandalan listrik," kata dia dalam sebuah sesi diskusi pada acara The 4th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2016, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (10/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kadang-kadang listrik tersedia, kadang ketersediaannya turun (byar-pet). Itu bisa mengganggu kinerja mesin dan itu bisa menimbulkan biaya tambahan untuk perusahaan sehingga itu nggak bagus untuk pendapatan perusahaan dan prospeknya juga tidak bagus," tegas dia. (dna/ang)











































